Kamis, 13 Maret 2014

Renungan Pribadi - Air Bisa Mendengar Vs Kali-kali di Kota Besar

Judul tersebut memang sudah banyak beredar di dunia maya. Tapi, saya akan memberikan renungan pribadi saya (jika salah mohon dibenarkan dan mohon yang salah jangan ditiru) yaitu kaitan air dapat mendengar dengan kali-kali di Jakarta, emmm mungkin bisa di kota besar lainnya.

Pernah saya baca kalau air bisa mendengar ini sudah diteliti oleh seorang ilmuan Jepang yang entah saya lupa namanya (cek di google ya ==> LINKS). Dari ilmuan ini timbul pemikirannya kalau air bisa mendengar apa saja yang diucapkan oleh manusia. Dia (si ilmuan tersebut) meneliti sampai ke tingkat molekul. Yaitu, air bersih yang setelah diberikan perkataan baik / buruk terus didinginkan sampai level derajat tertentu. Setelah itu, air dicek molekulnya, yang dapat diketahui yaitu air yang diberi perkataan baik maka molekulnya berbentuk bintang. Sedangkan sebaliknya air yang diberi perkataan buruk maka akan memberikan molekul kristal yang tidak beraturan. Silahkan cek saja di pencarian google gambar mengenai hal ini. Makanya, kesimpulanku pribadi (mungkin perlu dikaji lagi).

Sekarang dari penelitian tersebut akan dapat ditarik kesimpulan saya sendiri (dari renunganku sendiri) yaitu mengapa kali-kali di kota besar seperti Jakarta menjadi buruk atau kotor penuh dengan sampah. Hal ini mungkin karena di Jakarta penduduknya sudah enteng berbicara kotor, maaf hanya mencotohkan : an***g, nge***t dan mungkin kata yang lebih buruk lainnya. Maaf, andaikata semua penduduk hanya mengucapkan hal-hal yang baik mungkin kali-kali Jakarta bisa kembali pulih, putih, dan اِنْشَاءَ اللَّه bersih... Terutama bagi umat islam seperti saya dan mungkin Anda yang membaca tulisan renungan sederhana ini maka mohon jangan sekali2 mengucapkan kata2 kotor karena secara tidak sengaja kita akan merusak alam semesta ini. Ucapkanlah kalimat-kalimat do'a dan pujian kepada Allah, mudah-mudahan Allah akan tetap menjaga kita sebagai kholifah di dunia ini.

Terakhir, jika ada yang benar, maka semata2 datang dari Allah, dan semua kesalahanku itu adalah kebodohanku semata..

Singkat kata, Allah Yang Maha Tahu..
asanoer.com